Postingan

Mengubah Mindset

Ada banyak cara menjadi manusia yang berguna. Tanpa harus menjadi orang lain, tetap jadi diri sendiri. Biasanya manusia akan menggunakan cara yang baru untuk membuat kehidupannya baik, atau pakai cara lama yang dari dulu dipakai oleh nenek moyangnya. Sebagai seorang manusia yang sudah dewasa, dia akan menggunakan pikirannya untuk merencanakan sesuatu hal yang membuatnya senang, bisa berkreasi dan mendapatkan keuntungan yang menarik. Dunia modern saat ini mengharuskan manusia berpikir untuk melanjutkan hidupnya, berpikir makan apa besok, berpikir punya berapa anak, dan berpikir akan segala sesuatu dan itu akan ada banyak risiko yang akan dihadapi di depan. Tidak hanya orang tua yang berperan aktif dalam berpikir, anak-anak juga harus aktif, orang dewasa apalagi, mereka semua punya tanggung jawab yang besar untuk kehidupan keluarganya. Kalau tidak tahu cara bertahan hidup pasti akan tergerus oleh jaman dan waktu. Dimana jaman selalu berubah, pola pikir manusia selalu diperbaharui setia...

Suku kajang

Gambar
Suku Kajang berada tepat di provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Bulukumba, Kecamatan Kajang, Tana Toa. Aku memulai perjalananku dari Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Jarak tempuh yang sangat jauh menggunakan transportasi darat sekitar 12 jam. Aku naik travel dari Polman sampai di Makassar dengan ongkos 150 ribu. Aku berangkat dari Polman sekitar pukul 08.00 Wita dan sampai di Makassar pukul 15.00 Wita. Sehari sebelum ke makssar aku sudah memesan travel lanjutan dari Makassar ke Kajang, orang lokal Kajang. Waktu tempuh Makassar ke kajang sekitar 4 Jam kurang lebih. Aku berangkat ke Kajang bareng kakakku dari Makassar, kami diantar oleh kak Adi, salah satu supir Orang kajang, yang juga orang asli suku kajang. Awalnya kami mengira bahwa di kajang itu ada penginapan untuk tinggal beberapa hari, nah ternyata ka Adi bilang bahwa di Kajang tidak ada penginapan, setelah kami diskusi panjang di mobil, akhirnya kak Adi tawarkan untuk tinggal di rumahnya dan juga akan diantarkan k...

Politik berbusana agama

Manusia adalah ciptaan dan bukan pencipta. Manusia tidak dapat hidup sendiri atau manusia adalah mahkluk sosial. Salah satu cara manusia untuk mempertahankan hidupnya adalah dengan politik. Politik dalam segala bidang kehidupan, mempraktikkan politik dengan menggunakan akal yang sangat tidak sehat. Coba bayangkan jika disuatu negara terlihat sangat agamis, tenyata hanya sebuah politik yang digerakkan oleh kaum atau kelompok yang ingin menguasai wilayah tersebut. Agama seharusnya tidak kacau balau. Yang ternyata dibalik agamalah para politikus memulai pekerjaannya. Politik adalah strategi yang digunakan untuk mencapai target dengan cara bersaing dan cara tidak sehat atau tidak berintegritas sehingga orang yang terlibat di dalamnya akan menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan, mengendalikan oranglain. Politik yang dibungkus oleh agama kelihatannya memang sangat suci dan melambangkan kedekatan dengan Tuhan, sehingga banyak orang yang tertipu dengan busana ini lalu suatu waktu kejahat...

MA’BACA BACA ORANG MATI

Ma’baca-baca artinya membacakan doa dihadapan makanan yang disediakan dalam acara tertentu dilakukan bersama sama atau lebih tepatnya pengajian di rumah. Ma’baca-baca menjadi sebuah tradisi suku Dakka, bahkan suku besar di Sulawesi yaitu suku Bugis, Makassar, Mandar, dll. Ma’baca-baca pada umumnya dilakukan oleh masyarakat saat Maulid, Idul Fitri, kematian, pernikahan, akikah, sunatan, turun sawah, hingga ketika ingin memasuki rumah baru. Ritual Ma’baca-baca biasanya dipimpin oleh tokoh adat, ustad, para pemimpin agama, tokoh masyarakat, atau orang yang dituakan di keluarganya, dan para pengaji dari pesantren. Makanan akan dihidangkan dengan rapi di dalam sebuah nampan yang disebut dengan baki, dalam acara tertentu juga disediakan tungku kecil disebut dupa-dupa harum yang berisikan bara api. Dupa-dupa harum ini disediakan pada acara akikah, pernikahan, Maulid, Lebaran. Tiga hari sebelum Ma’baca ibu-ibu dari desa akan berkumpul di rumah yang akan melakukan Ma’baca untuk menyediakan bu...

Sukses Tidak Selalu Tentang Uang

Ada banyak tanggapan bahwa sukses selalu identik dengan “punya uang yang melimpah”. Bagaimana tidak, jika setiap manusia pengen punya pekerjaan yang bagus agar bisa menghasilkan banyak uang. Karena menurut orang-orang sukses sama dengan punya banyak uang. Uang memang bisa membeli barang-barang mahal dan persaingan di jaman modern ini semakin meningkat. Semakin kuperhatikan setiap hari, kehidupan manusia saat ini semakin egois, orang orang yang masuk kategori kaya, mereka makan makanan yang sangat lezat, dan mereka yang masuk kategori miskin akan menderita bahkan makan nasi sesendokpun tidak berhasil. Prinsip “mencari sesuap nasi” atau “penderitaan hari ini cukuplah sehari (besok lebih menderita lagi)”, adalah statemen yang sering dilontarkan oleh mereka yang selalu bekerja. Apa sebenarnya makna hidup ? apakah hanya untuk mengumpulkan uang, atau hanya sekedar untuk makan ? jika rumus hidup adalah uang + makan = sukses, lalu mereka yang tidak menghasilkan uang tidak akan pernah disebut ...
Gambar
  ACARA AKIKAH Aqiqah merupakan transliterasi dari aqiqah yang berarti pengurbanan hewan dalam syariat islam sebagai suatu penebusan seorang bayi yang telah dilahirkan. Biasanya akikah akan dilakukan pada saat 7 hari kelahiran anak, namun kalau keluarga belum punya uang bisa dilakukan setelah lebih dari 7 hari bahkan 4 bulan anak lahir. Akikah adalah ibadah yang dilakukan oleh umat Islam mengandung unsur perlindungan dari setan yang dapat mengganggu anak yang terlahir yang maknanya sesuai dengan Hadist “setiap anak itu tergadai dengan aqiqahnya”. Sehingga, anak yang telah ditunaikan aqiqahnya Insya Allah lebih terlindung dari gangguan setan yang sering mengganggu anak-anak. Pelaksanaan aqiqah akan lengkap jika ada sesembelihan kambing atau domba. Menurut Ibu Sunre warga dari Tumpiling Sulawesi Barat hikmah dari akikah adalah: 1.      Menghidupkan sunah Nabi Muhammad S.A.W dalam meneladani Nabiyyullah Ibrahim alaihissalam tatkala Allah Subhanahu wa Ta’al...