Politik berbusana agama
Manusia adalah ciptaan dan bukan pencipta. Manusia tidak dapat hidup sendiri atau manusia adalah mahkluk sosial. Salah satu cara manusia untuk mempertahankan hidupnya adalah dengan politik. Politik dalam segala bidang kehidupan, mempraktikkan politik dengan menggunakan akal yang sangat tidak sehat. Coba bayangkan jika disuatu negara terlihat sangat agamis, tenyata hanya sebuah politik yang digerakkan oleh kaum atau kelompok yang ingin menguasai wilayah tersebut. Agama seharusnya tidak kacau balau. Yang ternyata dibalik agamalah para politikus memulai pekerjaannya. Politik adalah strategi yang digunakan untuk mencapai target dengan cara bersaing dan cara tidak sehat atau tidak berintegritas sehingga orang yang terlibat di dalamnya akan menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan, mengendalikan oranglain. Politik yang dibungkus oleh agama kelihatannya memang sangat suci dan melambangkan kedekatan dengan Tuhan, sehingga banyak orang yang tertipu dengan busana ini lalu suatu waktu kejahatan di dalam politik tersebut terbongkar yang disalahkan adalah agamanya bukan politiknya atau bahkan orang tidak akan tahu bahwa di dalam agama itu ada politik. Contoh kasus politik berbusana agama adalah ISIS, sebuah oraganisasi yang melambangkan agama besar di dunia, merekrut banyak jiwa sebagai pengikut, melaksanakan ibadat, belajar kitab suci, dan dipimpin seorang ahli kitab suci. Namun ternyata bahwa mereka sebenarnya adalah politikus gila yang ingin menguasai dunia yang menggunakan suatu ideologi tertutup yang orang awam akan menganggap mereka hebat dengan agama tersebut. Orang-orang pintar biasanya akan menggunakan otak mereka untuk berpolitik dengan agama mereka sehingga mereka terlihat benar dan baik.
Dunia yang saat ini sedang digoncang oleh teroris yang mengatas namakan agama tertentu dan menganggap diri mereka benar dengan mengebom. Tanpa rasa bersalah tanpa rasa berdosa namun tersenyum dan bersyukur. Hal yang paling rumit diketahui banyak orang bahwa dunia gelap ini sedang ditindas oleh politikus yang gila harta dan kekuasaan, mereka di bawah kuasa iblis, memberi penawaran yang menggiurkan, “jika kamu membunuh kamu akan masuk surga”. Kepatuhan terhadap pimpinan yang brutal salah satu kebodohan manusia saat ini, tidak dapat melihat kejahatan ketika mereka dibungkam dengan uang dan kekayaan.
Komentar
Posting Komentar